Dalam dunia bisnis dan administrasi, penggunaan kertas masih menjadi bagian penting untuk berbagai kebutuhan cetak seperti struk, invoice, nota, hingga faktur. Dua jenis kertas yang paling sering digunakan adalah kertas thermal dan kertas NCR. Meskipun sama-sama digunakan untuk kebutuhan transaksi dan administrasi, keduanya memiliki fungsi, cara kerja, dan karakteristik yang berbeda.
Namun, masih banyak orang yang menganggap kedua jenis kertas ini sama. Padahal, memilih jenis kertas yang tepat sangat penting agar hasil cetakan sesuai kebutuhan bisnis. Oleh karena itu, berikut ini adalah 7 perbedaan kertas thermal dan kertas NCR yang wajib diketahui.
1. Perbedaan Cara Kerja Cetak
Perbedaan paling utama terletak pada cara kerja proses cetaknya. Kertas thermal menggunakan panas dari thermal print head untuk menghasilkan tulisan atau gambar. Karena itu, printer thermal tidak membutuhkan tinta maupun ribbon.
Sementara itu, kertas NCR bekerja menggunakan tekanan. Tulisan pada lembar pertama akan otomatis tersalin ke lembar berikutnya karena adanya lapisan kimia khusus di antara kertas. Oleh karena itu, kertas NCR biasanya digunakan untuk dokumen rangkap.
2. Jenis Printer yang Digunakan

Kertas thermal hanya bisa menggunakan printer thermal. Printer ini bekerja dengan panas sehingga membutuhkan permukaan thermal khusus pada kertas. Sebaliknya, kertas NCR lebih sering digunakan pada printer dot matrix atau ditulis manual.
Karena perbedaan teknologi tersebut, kedua jenis kertas tidak bisa digunakan secara sembarangan pada semua printer.
3. Fungsi dan Kegunaan
Kertas thermal umumnya digunakan untuk:
- Struk kasir
- Resi pengiriman
- Tiket parkir
- Mesin EDC
- Label barcode
Sementara itu, kertas NCR lebih sering digunakan untuk:
- Invoice
- Faktur
- Surat jalan
- Nota rangkap
- Form administrasi
Dengan demikian, pemilihan kertas biasanya sesuai dengan kebutuhan dokumen.
4. Ketahanan Hasil Cetak
Hasil cetak pada kertas thermal cenderung lebih mudah memudar jika terkena panas, cahaya matahari, atau gesekan dalam waktu lama.
Sebaliknya, tulisan pada kertas NCR biasanya lebih tahan lama karena menggunakan tinta dari printer atau tekanan karbon.
Oleh karena itu, dokumen arsip jangka panjang lebih sering menggunakan kertas NCR daripada thermal.
5. Bentuk dan Struktur Kertas
Kertas thermal biasanya terdiri dari satu lapisan dengan permukaan khusus yang sensitif terhadap panas. Sementara itu, kertas NCR terdiri dari beberapa lembar atau ply, seperti 2 ply, 3 ply, 4 ply hingga 6 ply.
Setiap lapisan mampu menghasilkan salinan otomatis tanpa karbon tambahan. Karena itulah NCR sering disebut sebagai carbonless paper.
6. Biaya Operasional

Dari sisi operasional, kertas thermal cenderung lebih praktis karena printer thermal tidak membutuhkan tinta. Hal ini membuat biaya perawatan printer menjadi lebih rendah dan proses cetak lebih cepat.
Namun, kertas NCR memiliki keunggulan dalam membuat salinan rangkap sekaligus tanpa perlu fotokopi tambahan. Dengan demikian, pemilihan kertas tergantung pada kebutuhan bisnis masing-masing.
7. Tampilan dan Kualitas Cetak
Kertas thermal biasanya menghasilkan cetakan yang lebih tajam dan hitam pekat, terutama untuk barcode dan teks kecil.
Sedangkan kertas NCR memiliki hasil cetakan yang lebih sederhana karena fokus utamanya adalah membuat salinan rangkap.
Selain itu, warna pada kertas NCR juga beragam seperti putih, kuning, pink, hijau, atau biru untuk membedakan setiap lembar.
Kapan Harus Menggunakan Kertas Thermal?
Kertas thermal cocok digunakan jika Anda membutuhkan cetak cepat, printer praktis, barcode yang jelas, dan transaksi harian.
Karena itu, toko retail, minimarket, restoran, dan ekspedisi banyak menggunakan kertas thermal.
Kapan Harus Menggunakan Kertas NCR?

Kertas NCR lebih cocok untuk kebutuhan dokumen rangkap seperti:
- Faktur jalan
- Invoice
- Surat jalan
- Form administrasi
Dengan kemampuan membuat beberapa salinan sekaligus, proses administrasi menjadi lebih efisien.
Mana yang Lebih Bagus?
Sebenarnya tidak ada yang lebih bagus secara mutlak karena keduanya memiliki fungsi berbeda.
Jika membutuhkan cetak cepat tanpa tinta, kertas thermal adalah pilihan terbaik. Namun, jika membutuhkan dokumen rangkap untuk administrasi, kertas NCR lebih cocok.
Oleh karena itu, penting memahami kebutuhan bisnis sebelum memilih jenis kertas.
Kertas thermal dan kertas NCR memiliki banyak perbedaan mulai dari cara kerja, jenis printer, hingga fungsi penggunaannya.
Kertas thermal unggul dalam kecepatan dan kepraktisan, sedangkan NCR lebih efektif untuk dokumen rangkap dan arsip administrasi.
Dengan memahami 7 perbedaan di atas, Anda bisa memilih jenis kertas yang paling sesuai untuk kebutuhan bisnis agar proses kerja lebih efisien.
