Memilih continuous form atau kertas komputer bukanlah hal yang sepele. Bagi operasional bisnis yang bergantung pada laporan inventaris, faktur, atau slip gaji, kualitas kertas adalah penentu umur printer dot matrix. Printer tersebut bekerja dengan cara mengetuk pita menggunakan jarum (pin) halus.
Kertas continuous form yang berkualitas rendah memiliki permukaan yang kasar, berdebu, bahkan terlalu tipis. Hal tersebut bisa membuat jarum pada printer dot matrix cepat aus atau patah. Berikut ini adalah panduan dalam memilih continuous form berkualitas, gar printer dot matrix bertahan lama.
Tips Memilih Continuous Form Berkualitas
Tidak semua kertas continuous form memiliki kualitas yang sama. Kertas yang menggunakan kualitas rendah bukan hanya merusak estetika laporan, tetapi juga berisiko merusak komponen printer. Berikut ini beberapa tips memilih kertas continuous form berkualitas.
1. Memahami Jenis Kertas
Langkah pertama dalam memilih adalah menyesuaikan kebutuhan, apakah dokumen anda memerlukan salinan atau tidak. Continuous form biasanya memiliki dua jenis kertas yaitu HVS dan NCR. Jenis HVS biasanya untuk membuat cetakan satu rangkap (1 ply). Ia cocok untuk membuat laporan internal atau draf yang tidak memerlukan tembusan. Keunggulannya adalah tekstur yang lebih harus dan putih bersih.
Sementara untuk kertas NCR biasanya menjadi lapisan kedua dan seterusnya di CF 2 ply atau yang lebih banyak. Jenis memiliki lapisan bahan kimia khusus yang memungkinkan tulisan pada lembar pertama menembus ke lembar berikutnya tanpa perlu kertas karbon manual. Kertas NCR terdiri dari tiga lapisan.
Lapisan pertama CB (Coated Back) yaitu lembar paling atas. Kemudian CFB (Coated Front and Back) sebagai lembar tengah untuk rangkap 3 ke atas. Lalu ada juga Coated Front (CF) lembar paling bawah.
2. Perhatikan Ketebalan Kertas
Ketebalan kertas ini diukur dalam gram per meter persegi (gsm). Umumnya continuous form memiliki ketebalan berkisar antara 50 gsm hingga 80 gsm. Apabila kertas terlalu tipis memiliki risiko kertas sobek saat printer dot matrix menarik dengan tekanan sangat tinggi.
Namun jika kertas terlalu tebal, printer juga akan kesulitan menarik tumpukan kertas atau jarum printer tidak mampu menembus lapisan NCR dengan tajam hingga ke lembar paling bawah. Pastikan untuk memilih kertas dengan ketebalan yang sudah disesuaikan standar internasional. Sehingga sangat cocok untuk segala kebutuhan mulai dari faktur, invoice, dan sebagainya.
3. Presisi Lubang Pinggir
Lubang-lubang yang ada di sisi kanan dan kiri kertas ini bukan sekadar hiasan. Ia bertugas untuk menjaga kertas tetap pada jalurnya saat proses cetak cepat. Sebelum membeli pastikan untuk mengecek kesimetrisannya. Pastikan lubang di sisi kanan sejajar sempurna dengan sisi kanan.
Apabila lubang tidak presisi bisa menyebabkan kertas miring (jamming) yang berujung pada kerusakan ribbon (pita) atau bahkan patahnya jarum printer. Selain itu juga perhatikan kerapian potongan. Lubang yang bersih atau tidak ada sisa potongan kertas yang menempel mencegah debu kertas menumpuk di dalam mesin printer.
4. Kualitas Perforasi
Perforasi merupakan garis putus-putus yang memudahkan Anda merobek kertas baik antar halaman maupun bagian pinggir (lubang tractor). Sebelum membeli pastikan kertas CF itu memiliki teknologi micro-perforation. Jenis ini memudahkan kertas disobek dengan sangat rapi sehingga pinggiran dokumen terlihat profesional seperti kertas potong biasa.
5. Ukuran Sesuai Standar
Kertas continuous form harus memiliki ukuran standar yaitu 9,5 x 11 mm untuk ukuran kertas full. Ukuran ini juga bisa dibagi menjadi dua menjadi ukuran PRS (9,5 X 11/2 mm). Selain itu, pastikan perangkat lunak (software) akuntansi atau ERP Anda sudah dikonfigurasi sesuai dengan ukuran kertas yang Anda beli untuk menghindari teks yang terpotong.
Continuous Form Berkualitas Tinggi vs Rendah
| Fitur | Continuous Form Berkualitas | Continuous Form Murah/Rendah |
| Residu Debu | Sangat Rendah | Tinggi (Bisa merusak Print Head) |
| Hasil Salinan | Tajam hingga rangkap terakhir | Pudar di rangkap belakang |
| Lubang Traktor | Presisi & Bulat Sempurna | Kadang miring/lonjong |
| Dampak ke Printer | Printer awet, biaya servis rendah | Sering Paper Jam & Jarum Patah |
| Penyimpanan | Tahan lama (Arsip aman) | Cepat menguning & tulisan hilang |