Beranda » Artikel » Cara Menulis di Amplop Lamaran Kerja Agar Dilirik HRD

Cara Menulis di Amplop Lamaran Kerja Agar Dilirik HRD

Menulis di amplop lamaran kerja tidak boleh sembarangan. Hal ini karena amplop lamaran kerja memuat informasi penting yang wajib ada agar dilirik oleh HRD. Menulis amplop lamaran kerja dengan asal-asalan, kemungkinan lolos akan sedikit.

Apabila ingin melanjutkan proses rekrutmen hingga lolos menjadi karyawan harus memperhatikan cara menulis di amplop lamaran dengan benar. Surat lamaran yang terlihat rapi akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi HRD. Ini akan meningkatkan peluang untuk lolos.

Artikel ini akan memberikan pembahasan yang mendalam tentang cara menulis di amplop lamaran kerja yang baik benar. Ikuti panduan berikut agar lamaran kerja kalian lebih menonjol dari kandidat lain.

Cara Menulis di Amplop Lamaran Kerja

Jika Anda baru kali pertama melamar pekerjaan, tips-tips berikut ini sangat penting untuk diikuti. Hal ini karena amplop merupakan salah satu berkas penting dan bisa menentukan apakah perusahaan melanjutkan lamaran Anda atau tidak.

Cara Menulis di Amplop Lamaran Kerja Agar Dilirik HRD

1. Bagian Kanan Atas

Pelamar biasanya menulis di amplop lamaran kerja bagian kanan atas dengan posisi yang mereka lamar. Begitu melihat luar amplop HRD bisa mengetahui tujuan dari berkas lamaran yang Anda kirimkan. Hal ini juga akan mempermudah screening kandidat mengingat banyaknya surat lamaran kerja yang mereka terima.

2. Bagian Kiri Atas

Bagian kiri atas amplop lamaran kerja biasanya berisi informasi pelamar kerja yang meliputi nama, alamat, nomor HP, dan email. Untuk alamat rumah biasanya cukup domisili saja dan tidak perlu menuliskan alamat lengkap.

3. Bagian Kanan Bawah

Kemudian, bagian kanan bawah amplop lamaran kerja biasanya berisi nama dan alamat perusahaan. Tuliskan alamat dengan lengkap agar memudahkan pengiriman apabila menggunakan jasa kirim. Jika tidak mengetahui nama HRD, bisa menuliskan Bapak/Ibu HRD PT (nama perusahaan).

Tips Menyiapkan Amplop Lamaran Kerja

Cara Menulis di Amplop Lamaran Kerja Agar Dilirik HRD

1. Pilih Jenis Amplop

Pada umumnya, perusahaan tidak menetapkan jenis amplop tertentu. Akan tetapi, Anda bisa memilih antara amplop cokelat dengan lilitan benang atau dengan lem perekat. Amplop cokelat merupakan pilihan umum bagi banyak pelamar karena memberikan kesan rapi formal dan pfoesional.

pada kondisi tertentu, terkadang perusahaan memberikan aturan khusus terkait warna berdasarkan posisi yang Anda lamar. Hal ini biasanya untuk mempermudah HRD melakukan sortir kandidat. Selain warna, perhatikan juga ukuran amplop, umumnya menggunakan ukuran F4.

2. Tulis Setiap Bagian dengan Benar

Tips berikutnya adalah dengan memperhatikan setiap bagian yang akan ditulis di amplop. Pastikan bawah unsur-unsur mulai dari identitas diri, posisi, jurusan, dan alamat perusahaan tertulis dengan akurat. Selain akurasi, pastikan penulisan tersebut sesuai tempat masing-masing. Hal ini bisa memengaruhi poin ketelitian Anda sebagai pelamar kerja.

3. Perhatikan Ejaan

Saat menulis di amplop lamaran kerja, usahakan benar-benar memperhatikan ejaannya. Anda bisa menggunakan EYD agar penggunaan tanda baca dan ejaan lainnya sudah sesuai dengan aturan terbaru. Selain itu saat menuliskan identitas dan lainnya di amplop pastikan tidak ada kesalahan ketik informasi.

Keseluruhan informasi tersebut sangat penting untuk memudahkan HRD dalam memproses lamaran kerja Anda. Apabila terdapat salah ketik, sebaiknya mengganti dengan amplop yang baru dan hindari coretan di amplop lamaran kerja.

4. Tulis Tangan atau Ketik

Umumnya tidak ada ketentuan khusus terkait penulisan amplop, baik tulis tangan maupun ketik. Kedua sama sahnya selama tidak ada ketentuan khusus dari perusahaan tempat Anda melamar. Jika tulis tangan, tulislah secara hati-hati supaya terlihat rapi dan jelas. Namun, jika diketik, Anda dapat menempel hasil print tulisan tersebut secara rapi dan tepat di amplop.

5. Amplop Jangan Lusuh

Tips selanjutnya yang tidak kalah penting yaitu menjaga amplop lamaran kerja supaya selalu dalam kondisi yang bagus dan tidak lusuh. Selain itu, pastikan juga amplopnya tidak kotor, termasuk berkas-berkas di dalamnya.

Tips Menulis Surat Lamaran Kerja

Tak hanya amplop, surat lamaran kerja juga harus ditulis dengan baik dan benar. Surat lamaran merupakan dokumen penting dalam melamar pekerjaan. Sehingga Anda perlu mengikuti tips berikut ini.

Cara Menulis di Amplop Lamaran Kerja Agar Dilirik HRD

1. Penggunaan Kertas

Sebelum mulai menulis surat lamaran, tentu perlu menyiapkan kertas terbaik. Umumnya, para pelamar menggunakan kertas HVS putih (F4 dan A4) atau folio bergaris. Kertas folio bergaris cocok untuk tulis tangan, sementara HVS cocok untuk surat lamaran yang diketik. Namun, hal ini tergantung dengan ketentuan perusahaan.

2. Perhatikan Tata Bahasa

Penggunaan tata bahasa dalam surat lamaran kerja bisa menunjukkan kepribadian seorang pelamar. Jika pelamar mampu menggunakan tata bahasa secara baik dan benar, tentu akan menjadi nilai tambahan.

3. Gunakan Tinta Hitam

Selain kertas, siapkan juga bolpoin dengan tinta berwarna hitam. Tinta hitam memberikan kesan formal daripada warna tinta lainnya, seperti biru ataupun merah yang perlu dihindari. Namun, tidak menutup kemungkinan perusahaan meminta untuk menggunakan warna tinta tertentu.

Solusi kertas terpercaya untuk anda

Alamat