Beranda » Artikel » Cara Mudah Mengembalikan Tulisan Struk yang Hilang

Cara Mudah Mengembalikan Tulisan Struk yang Hilang

Pernahkah kamu melihat tulisan struk yang kita dapat lama-kelamaan tulisannya memudar atau bahkan kertasnya yang berubah menjadi kekuningan. Menyimpan struk terlalu lama bisa membuat tulisannya memudar. Banyak orang mencari tahu bagaimana cara mengembalikan tulisan struk yang hilang.

Struk terkadang menjadi sangat penting saat kita ingin melakukan reimburse atau untuk laporan keuangan. Namun, tak perlu khawatir artikel ini akan membahas cara untuk mengembalikan tulisan struk yang hilang. Ternyata ada cara yang cukup mudah untuk memunculkan tulisan struk yang sudah hilang. Berikut ini cara mudah yang bisa kamu lakukan di rumah.

Cara Mengembalikan Tulisan Struk yang Hilang

Untuk mengembalikan tulisan struk yang hilang pada bukti pembayaran bisa menjadi hal yang cukup menantang. Hal ini karena lapisan thermal sudah mengalami reaksi kimia, sehingga mengembalikan kualitas struk seperti semula hampir tidak mungkin. Meskipun tulisannya bisa muncul kembali, kualitas kertasnya akan menurun.

1.     Menggunakan Setrika

Cara Mudah Mengembalikan Tulisan Struk yang Hilang

Setrika yang panas menjadi alternatif paling mudah untuk mengembalikan tulisan struk yang hilang. Alternatif ini menjadi bisa menjadi andalan pada waktu yang genting. Namun, satu hal yang perlu kita ingat bahwa tulisan di struk memang bisa muncul kembali tetapi warnanya bisa berubah menjadi hitam.

Saat tulisan struk sudah muncul kembali ada baiknya untuk segera melakukan fotokopi, atau scan kertas tersebut. Hal ini karena lapisan kimia pada kertas sudah rusak dan jika tidak disimpan dengan baik, tulisannya bisa hilang lagi seiring waktu.

2.     Pakai Pengering Rambut

Pengering rambut (hair dryer) juga bisa dipakai untuk mengembalikan tulisan struk yang hilang. Caranya cukup mudah yaitu ambil pengering rambut kemudian atur pada suhu sedang dan tiup udara panas langsung ke tanda terima hingga teks terlihat.

Selain menggunakan hair dryer, Anda juga bisa menggunakan bola lampu untuk memanaskan kertas struk. Terlepas dari sumber panasnya, jangan pernah mencoba mengoleskan panas pada bagian depan kertas.

Dengan cara ini mungkin akan sedikit menggelapkan kertas tetapi dengan metode ini akan lebih aman dari kerusakan kertas struk lebih lanjut.

3.     Sinar UV

Kita juga bisa memanfaatkan sinar ultraviolet (UV) untuk mengembalikan tulisan struk yang memudar. Beberapa orang menyarankan metode ini karena mereka menilai metode ini lebih aman. Tetapi yang perlu kita ingat yaitu metode ini tidak memiliki bukti ilmiah yang mendukung efektivitasnya.

Caranya memang cukup mudah yaitu Anda bisa menempatkan kertas struk yang pudar di bawah sinar UV selama beberapa detik atau bahkan beberapa menit. Dengan metode ini juga tetap harus berhati-hati untuk tidak membuat struk terkena panas berlebihan karena bisa membuat kerusakan yang lebih parah.

Pencegahan Agar Struk Aman

Cara Mudah Mengembalikan Tulisan Struk yang Hilang

Tanda terima atau struk penting sebaiknya memiliki salinan. Anda perlu memfotokopi atau mendigitalkan struk tersebut dengan foto atau scan  setelah menerimanya untuk memastikan catatan tetap aman.

Namun jika Anda terlanjur lupa, masih tetap bisa memulihkan struk tersebut dengan pengeditan foto. Metode ini bisa dilakukan jika kertas struk masih putih, tidak kekuningan, kecoklatan atau kehitaman. Jika kertas struk masih berwarna putih, tidak kekuningan, kecoklatan atau bahkan kehitaman, masih bisa menggunakan metode ini. Buka gambar di perangkat lunak pengeditan foto kemudian atur pengaturan foto tersebut menjadi negatif dengan menyesuaikan kecerahan, kontral, dan saturasi.

Pencegahan seperti menyimpan tanda terima atau struk di lingkungan yang kering dan dingin dan kondisi yang optimal, seringkali lebih efektif daripada mencoba mengembalikan kertas struk yang memudar.

Kenapa Tulisan Struk Bisa Hilang?

Kertas struk sebenarnya terbuat dari kertas thermal yang mengandalkan lapisan kimia pada permukaannya untuk membuat tulisan. Lapisan kimia tersebut akan berubah warna saat terkena panas dari printer thermal.  Proses pencetakannya melibatkan kepala cetak thermal yang secara selektif menerapkan panas ke kertas. Sehingga menyebabkan area yang dilapisi menjadi gelap dan membentuk gambar ataupun teks yang dicetak.

Seiring berjalannya waktu, paparan cahaya, panas, kelembapan, dan kondisi lingkungan lainnya dapat berkontribusi pada pemudaran kertas termal secara bertahap. Sinar ultraviolet (UV) di bawah sinar matahari bisa mempercepat proses degradasi.

Selain itu, kondisi penyimpanan yang buruk seperti paparan sinar matahari berkepanjangan atau suhu tinggi dapat mempercepat kerusakan kertas termal. Meskipun tidak tahan lama, kertas ini tetap populer di kalangan bisnis karena memiliki biaya pencetakan yang rendah. Serta peralatan yang digunakan untuk mencetaknya tidak membutuhkan perawatan yang rumit dan tidak perlu tinta atau toner. Ini bisa menghemat biaya operasional bisnis.

Kesimpulan

Kertas struk yang sering kita dapatkan biasanya menggunakan kerta thermal. Kertas ini tidak menggunakan tinta atau toner dalam proses pencetakannya melainkan memanfaatkan panas dari printer thermal. Hal itulah yang menyebabkan tulisan yang struk mudah memudar.

Meskipun tidak bisa disimpan untuk jangka panjang, kertas ini paling populer untuk bukti pembayaran di banyak bidang bisnis karena memiliki perawatan yang mudah dan bisa menghemat biaya operasional perusahaan.

Solusi kertas terpercaya untuk anda

Alamat