Saat membeli kertas thermal tidak boleh asal-asalan karena dampaknya akan sangat terasa mulai dari melambatnya operasional bisnis hingga biaya operasional yang membengkak. Terutama sektor yang mengandalkan kertas thermal asli sebagai struk atau bukti transaksi seperti ritel, restoran, percetakan, hingga e-commerce.
Banyaknya produk palsu atau non-brand yang beredar dengan harga murah memang lebih menggoda daripada kertas thermal asli. Namun kualitasnya sering tidak sebanding dan dapat menyebabkan masalah seperti cetakan cepat pudar atau kerusakan printer.
Kertas thermal asli sangat peka panas yang mampu mengubah warnanya ketika terkena panas dari kepala cetak thermal. Printer ini menggunakan panas untuk membuat gambar dengan menyentuh permukaan kertas menggunakan kepala cetak thermalnya.
Cara Membedakan Kertas Thermal Asli vs Palsu
Berikut ini beberapa cara efektif untuk membedakan kertas thermal asli dengan yang palsu atau non-brand agar tidak salah pilih.
1. Warna Dasar Kertas
Hal pertama yang paling mudah dikenali yaitu warna dasar kertas thermal. Kertas thermal asli memiliki warna putih cerah dengan permukaan yang mulus. Hal ini menunjukkan bahwa bahan kertasnya berkualitas tinggi serta lapisan thermalnya merata.
Sebaliknya, kertas palsu atau non-brand sering terlihat kusam, kekuningan, atau bahkan abu-abu. Hal ini merupakan pertanda bahwa kertas tersebut menggunakan bahan daur ulang atau tidak melalui proses pelapisan thermal yang baik. Warna dasar kertas yang buram, biasanya juga memiliki performa cetak yang tidak memuaskan.
2. Uji Reaksi Panas dengan Gesekan Ringan
Cara paling mudah dan efektif untuk menguji reaksi kertas thermal terhadap panas adalah dengan gesekan ringan. Ini bisa menjadi cara paling efektif untuk memverifikasi keasliannya. Misalnya yaitu gesekkan koin dengan ringan pada permukaan kertas thermal.
Kertas thermal asli biasanya akan menunjukkan hasil cetak hitam yang lebih tajam dan jelas. Hal ini menandakan bahwa sensitivitas kertas tersebut tinggi terhadap panas. Sebaliknya kertas palsu atau non-brand akan menunjukkan hasil yang buram, terlalu terang, atau bahkan tidak keluar sama sekali. Hal tersebut bisa terjadi karena lapisan sensitif panas pada kertas palsu biasanya tipis dan tidak konsisten.
3. Cek Sertifikasi pada Kemasan
Produk thermal yang asli dan kredibel umumnya mencantumkan sertifikasi atau informasi produk pada kemasannya seperti ukuran, kode batch, dan detail pabrik. Informasi tersebut tidak hanya menjamin kualitas tetapi juga memberikan transparansi mengenai asal-usul produk.
Kertas palsu atau non-brand cenderung tidak mencantumkan informasi yang jelas pada kemasan. Bahkan, banyak yang memiliki kemasan polos tanpa label sehingga sulit untuk melacak asal-usul produksinya. Hal ini merupakan pertanda bahwa produk tersebut tidak melalui standar kontrol kualitas yang ketat.
4. Daya Tahan Hasil Cetakan
Kertas yang berkualitas tinggi memiliki lapisan pelindung khusus yang menjaga hasil cetakan tetap terbaca dan tidak cepat pudar. Ini sangat penting terutama jika struk atau dokumen akan disimpan dalam jangka waktu panjang.
Sebaliknya, kertas non-brand yang memiliki kualitas rendah sering mengalami pudar yang begitu cepat terutama jika tempat penyimpanannya di lingkungan yang lembap atau terkena paparan panas yang langsung. Memahami daya tahan hasil cetakan ini dapat membantu Anda menghindari masalah di kemudian hari.
5. Uji Kertas di Printer
Untuk memastikan hasil yang jelas bisa langsung menguji kertas tersebut di printer thermal. Mencetak kertas struk dalam volume besar dan mengamati residu yang tertinggal di head printer merupakan salah satu cara paling praktis yang bisa dilakukan.
Kertas thermal asli tidak akan meninggalkan residu yang dapat merusak printer sehingga printer tetap dalam kondisi prima. Sementara itu, kertas non-brand yang menggunakan bahan daur ulang atau pelapis murahan seringkali menyebabkan printer macet, hasil cetakan putus-putus atau bahkan kerusakan pada komponen printer.
Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Kertas
Sebelum membeli kertas struk ini, perhatikan aspek-aspek berikut saat membeli kertas thermal:
1. Kualitas Kertas
Kualitas dan ketebalan kertas memengaruhi kualitas cetakan. Menggunakan kertas berkualitas tinggi memastikan teks yang dicetak tidak tampak buram. Selain itu menentukan panjang kertas thermal yang tepat saat melakukan pembelian online bisa jadi sulit.
Panjang yang tertera pada label mungkin tidak selalu sesuai dengan panjang sebenarnya kertas dalam gulungan. Oleh karena itu, penting untuk berhati-hati saat membeli kertas thermal secara online.
2. Kualitas Gambar
Sangat penting untuk memilih kertas yang sesuai dengan energi thermal dari printer untuk memastikan gambar tidak cepat pudar. Misalnya, jika kertas membutuhkan lebih banyak panas untuk mengembangkan gambar sepenuhnya dan printer menghasilkan tingkat panas tersebut, maka gambarnya akan lebih tahan saat terkena suhu tinggi.
3. Ukuran Gulungan Kertas
Gulungan kertas ini tersedia dalam berbagai panjang dan lebar. Jadi sangat penting untuk memilih ukuran yang tepat berdasarkan kebutuhan Anda. Sebaiknya juga mempertimbangkan lebar printer dalam menentukan lebar gulungan mana yang akan digunakan.