Penggunaan amplop polos untuk kebutuhan bisnis dalam perusahaan memang sangat praktis. Namun dengan cetak logo perusahaan di amplop bisa memberikan dampak besar pada kredibilitas brand. Banyak pemilik bisnis merasa bahwa amplop polos sudah cukup untuk mengirimkan dokumen penting mereka kepada klien.
Padahal amplop dengan kop surat yang menyertakan logo, nama, dan alamat perusahaan dengan jelas bisa menjadi nilai positif tersendiri. Cetak logo perusahaan pada amplop sering kali menjadi tantangan teknis, terutama terkait presisi tata letak dan jenis printer yang digunakan. Dalam artikel ini akan memberikan panduan mudah dan cepat untuk mencetak logo perusahaan di amplop.
Mengapa Cetak Logo Perusahaan saat Penting?

Identitas perusahaan di amplop bisnis sangatlah penting. Ini bisa meningkatkan brand awareness sebagai iklan berjalan yang sangat murah. Setiap kali amplop berpindah tangan, dari kurir ke resepsionis hingga ke meja manajer, logo perusahaan akan terlihat.
Amplop yang memiliki logo perusahaan di depannya juga bisa menunjukkan profesionalisme. Hal itu bisa menunjukkan bahwa perusahaan Anda mapan dan memperhatikan detail. Sehingga bisa membangun kepercayaan bahkan sebelum surat di dalamnya terbaca.
Selain itu, amplop dengan logo perusahaan yang jelas akan memudahkan penerima untuk langsung mengenali siapa pengirimnya. Ini juga bisa meminimalisir risiko surat dianggap sebagai sampah atau penipuan. Identitas perusahaan di amplop memastikan keamanan amplop dan isinya.
Cara Cetak Logo Perusahaan di Amplop
Berikut ini langkah-langkah mudah untuk mencetak logo perusahaan di amplop bisnis.
1. Siapkan File Logo Berkualitas Tinggi

Kunci utama agar cetak logo perusahaan terlihat tajam dan tidak bersemut adalah kualitas file sumbernya. Jangan menggunakan logo dari screenshot atau hasil download dari website dengan resolusi rendah. Sebaiknya gunakan format png dengan latar belakang transparan agar warna logo menyatu sempurna dengan warna amplop.
Jika memungkinkan gunakan mode warna CMYK agar warna yang keluar di kertas sesuai dengan identitas asli perusahaan. Selain itu juga harus memperhatikan ukuran logo. Ukuran standar yang ideal adalah sekitar 2 cm sampai 3 cm. Logo umumnya berada di pojok kiri atas amplop.
2. Memilih Jenis dan Ukuran Amplop
Pemilihan jenis amplop menentukan kelancaran proses cetak. Gunakan amplop dengan ketebalan 80 gsm hingga 100 gsm agar tidak mudah tersangkut di dalam printer. Selain itu perhatikan juga perekat pada amplop, jenis perekat peel and seal merupakan yang paling praktis mudah dalam penggunaannya.
Ukuran amplop yang ideal untuk mengirimkan dokumen resmi dalam bisnis adalah amplop tipe 90 yang memiliki ukuran 110 x 230 mm. Pastikan juga amplop tersebut terbuat dari bahan kertas berkualitas tinggi agar hasil cetakan lebih tajam dan terlihat lebih profesional.
3. Pengaturan Dokumen di Microsoft Word
Cara termudah untuk mencetak amplop secara mandiri adalah menggunakan fitur bawaan di Microsoft Word, ikuti langkah-langkah berikut ini.
- Di kolom Delivery Address, masukkan alamat tujuan (jika ingin sekaligus dicetak).
- Klik Options untuk memilih ukuran amplop (misalnya: Size 10 untuk amplop surat standar atau DL).
- Klik Add to Document. Logo dapat dimasukkan secara manual melalui menu Insert Picture dan digeser ke posisi yang diinginkan (pilih Wrap Text: In Front of Text agar mudah dipindahkan).
4. Desain Layout
Dalam cetak logo perusahaan di amplop, memastikan tidak banyak elemen sangat penting agar tidak terlihat penuh sesak. Posisi logo standar internasional meletakkan logo di pojok kiri atas. Ini adalah area pertama yang dilihat manusia saat membaca dari kiri ke kanan.
Jika ingin menambahkan informasi kontak, sertakan alamat kantor, nomor telepon, atau website tepat di bawah logo atau samping logo. Gunakan font helvetica, montserrat, atau arial agar mudah dibaca.
5. Tinggal Print
Setelah semua sudah siap, Anda tinggal menekan tombol print untuk menghasilkan amplop dengan logo perusahaan. Berikut ini cara mudahnya.
- Tekan ctrl + p pada keyboard.
- Masuk ke Printer Properties atau Preferences.
- Ubah jenis kertas (Paper Type) menjadi Envelope. Ini penting agar printer menyesuaikan ketebalan dan panas (jika menggunakan laser) supaya amplop tidak berkerut.
- Klik Print.

Kesimpulan
Proses cetak logo perusahaan di amplop sebenarnya sangat sederhana jika sudah menyiapkan file logo yang tepat dan memahami kebutuhan ukurannya. Dengan beralih dari amplop polos ke amplop custom, artinya perusahaan sedang membangun fondasi citra perusahaan yang kuat. Jangan biarkan detail kecil seperti amplop menurunkan nilai profesionalisme perusahaan di mata mitra bisnis.
